Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pantai Karapyak Pangandaran: Harga Tiket Masuk, Lokasi & Daya Tarik

Harga tiket masuk antara Rp10.000 hingga Rp135.000 tergantung jenis kendaraan.
Pantai Karapyak Pangandaran - Libur tahun baru pada tahun ini akan segera tiba, namun menjelang libur akhir tahun pada kali ini memang terkesan sangat berbeda dari beberapa tahun ke belakang, hal ini tak lain dan tak bukan dikarenakan adanya masa pandemi yang masih dalam proses penanganan.
Pantai Karapyak Pangandaran
Foto: Elis Solihati
Tidak menuntut kemungkinan bahwa ada beberapa daerah wisata yang masih terbuka untuk wisatawan seperti wisata Pangandaran dan pastinya ada beberapa ketentuan yang harus dijalankan untuk dapat menerima wisatawan yang datang berlibur.

Bagi yang belum memiliki rencana untuk melakukan perjalanan berlibur di akhir tahun mungkin ini bisa dijadikan sebagai referensi untuk berlibur. Pangandaran memiliki banyak tempat destinasi wisata yang hampir sebagian besar bernuansa pantai.

Dimulai dari Pantai Mandasari, Pantai Karang Nini, Pantai Barat, Pantai Timur, Pantai Batuhiu dan beberapa lain diantaranya, kali saya merekomendasikan salah satu pantai di daerah wisata Pangandaran yang berbeda, dimana pantai ini memiliki dua warna air laut yang berbeda yaitu Pantai Karapyak.
Pantai Karapyak Pangandaran
Foto: Elis Solihati

Daya Tarik Pantai Karapyak Dua Warna 

Memiliki daya tariknya sendiri Pantai Karapyak menjadi salah satu yang sayang sekali dilewatkan ketika sedang berwisata ke Pangandaran, Pantai Karapyak memiliki dua warna air laut yang berbeda dari pantai yang berada di sekitar Pangandaran.

Peristiwa ini memang kerap terjadi di Benua Eropa yang memiliki dua warna pantai. Untuk itu tak perlu pergi jauh menikmati keindahan pantai dengan dua warna ini, cukup di Pantai Karapyak Pangandaran. 

Terjadinya warna air laut yang berbeda ini diakibatkan oleh debit air Sungai Citanduy yang meningkat sehingga bermuara ke laut dan terjadi warna air laut yang sangat kontras, Air sungai Citanduy memiliki air tawar berwarna coklat kemudian bersatu dengan air laut yang berwarna biru, sehingga tampak jelas perbedaannya.

Di samping memiliki pemandangan pantai dua warna, dari sisi lain Pantai Karapyak mampu memperlihatkan kepada wisatawan pemandangan Pulau Nusakambangan yang terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pulau Nusakambangan ini sangat terkenal sebagai pulau tempat narapidana tinggal.

Bagi yang memiliki kesenangan dalam memancing Pantai Karapyak merupakan tempat yang cocok untuk menangkap ikan dengan menggunakan perahu dan memancing diatas pantai menjadi salah satu cara menenangkan pikiran, sambal menikmati keindahan sekitar pantai.

Hamparan Pasir Putih

Pantai Karapyak memiliki pasir putih yang panjangnya sekitar 5 kilometer, berbeda dari pantai lain yang ada di Pangandaran dimana hanya dua pantai yang memiliki pantai berpasir putih salah satunya Pantai Karapyak dan salah duanya Pantai Pasir Putih yang berada di area Carag Alam.

Hamparan pantai yang penuh batu karang di Pantai Karapyak sanga memesona, cukup menyenakkan jika mengajak keluarga untuk bermain pasir dan menemukan serpihan karang-karang kecil. Ketika terjadi penyerutan air laut, maka pengunjung akan disuguhi pemandangan indah biota laut yang muncul ke permukaan maupun dibalik permukaan karang-karang yang berada di sekitar pantai.
Pantai Karapyak Pangandaran
Foto: Elis Solihati

Sejarah Batu Kasur

Di area pantai Karapyak Pangandaran terdapat sebuah batu yang bernama Batu Kasur, memiliki warna putih dengan panjang sekitar 2 meter dan lebar 1 meter, sempat dikeramatkan pada zaman dahulu dan menjadi kepercayaan oleh beberapa masyarakat desa Bagolo.

Banyak yang meyakini Batu Kasur mempunyai kekuatan magis. menurut cerita dari warga setempat diyakini bahwa Batu Kasur ini merupakan tempat peristirahatan seorang Kyai penyebar agama Islam dari Kerajaan Mataram yang bernama Mbah Panjing Bener.

Makam dari Kyai Panjing sendiri berlokasi di atas bukit dekat dengan Batu Kasur. Banyak orang yang melakukan ziarah mengharap sesuatu dari Batu Kasur, sedangkan asal usul nama Batu Kasur berawal dari bentuknya yang menyerupai kasur dan terapung di tepi pantai, walaupun air laut surut, batu Kasur tetap terlihat mengapung.

Fasilitas Pantai Karapyak

Fasilitas pendukung di Pantai Karapyak seperti terdapat musholla, toilet umum, kafe dan warung tradisional yang menawarkan ragam kuliner khas. Selain banyak masakan hasil laut, tersedia juga kuliner khas yaitu pindang gunung. Pindang gunung merupakan sop ikan, dengan kuah kuning dan beberapa rempah-rempah dimana makan ini merupakan kuliner khas Kabupaten Pangandaran.

Lokasi Pantai Karapyak

Pantai Karapyak berada di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Jika dari arah Kota Banjar maka jaraknya sekitar 1,5 jam perjalanan dan untuk arah Pangandaran.

Harga tiket masuk

Harga tiket masuk Pantai Karapyak bagi pengendara sepeda motor yakni Rp 10.000 per orang. Bila mengendarai kendaraan jeeb atau sedan Rp60.000, mobil bus kecil Rp95.000 dan bus besar Rp135.000.

Bagi yang berasal dari luar daerah tidak usah bingung untuk mencari tempat penginapan karena banyak tempat penginapan yang ada di area sekitar pantai salah satunya yaitu Karapyak Glamping & Lodges Pangandaran tidak terlalu jauh dari lokasi pantai yang berlokasi di Dusun Bagolo Kolot Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat.

berjarak sekitar 260 meter saja dari Pantai Karapyak sekitar 1 menit, untuk harga per malam mulai dari Rp500.000. Itulah ulasan dari kami jangan lupa ikuti terus blog parawisata.net agar kamu mendapatkan informasi terupdate.