BqjUHJ4RdlyfGfrxz4CNrTLTJkQdMUdaOtzrTaNW

Monumen Kapal Selam Surabaya KRI Pasopati


Munumen Kapal Selam Surabaya KRI Pasopati
Parawisata - Monumen Kapal Selam adalah salah satu objek wisata yang terdapat di kota terbesar nomor 2 setelah Jakarta yaitu Surabaya. Monumen Kapal Selam alias “MONKASEL” ialah suatu museum kapal selam yang terletak  di Jalan Pemuda No. 39 Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya. Monkasel adalah museum unik yang berbentuk kapal selam. Monkasel diresmikan pada tanggal 27 Juni 1998.

MONKASEL yang dikelola oleh TNI AL adalah kapal selam KRI PASOPATI bernomor lambung 410 yang dibuat pada Tahun 1952 dan mulai beroperasikan di Indonesia pada tanggal 15 Desember 1952. Dengan diwarisi sebuah tenaga diesel yang cukup besar, kapal ini mampu menempuh jarak kecepatan maksimum sampai dengan 18,3 Knot atau sekitar 34 km/jam yang dilengkapi 4 buah peluncur torpedo di depan dan dua buah peluncur torpedo yang berada di belakang. Kapal ini juga membawa sekitar 12 buah torpedo dengan masing - masing  panjang 7 meter. Kapal ini juga mampu mengangkut 63 awak kapal termasuk perwira KRI PASOPATI. Kapal ini memiliki Panjang 76 meter dengan lebar 6,3 meter. Bagian dalam terdiri dari 7 ruangan yang telah dipasang pendingin udara yaitu ruang torpedo haluan, Ruang tinggal Perwira, ruang periskop, ruang ABK, ruang diesel pendorong, ruang listrik dan ruang torpedo buritan.

MONKASEL menjadi tujuan wisata untuk pendidikan serta hiburan bagi putra – putri beserta keluarga. Selain Monumen Kapal Selam yang menyajikan sebuah Kapal Selam KRI PASOPATI, Monkasel telah di lengkapi kantin “Boncafe” serta kolam renang untuk memanjakan  putra dan putri anda.

Ada suatu kisah unik di balik adanya monumen Kapal Selam ini. Jadi, pada waktu malam hari Bapak Drajat Budianto yang menjadi KKM dari KRI Pasopati 410 termasuk buatan dari Rusia dan juga mantan KKM dari KRI Cakra 401 yang termasuk buatan Jerman Barat, bermimpi dan di perintahkan oleh KSAL kepada beliau untuk segera membawa Kapal Selam ini untuk mengarungi Kali Mas. Ternyata mimpi itu pun menjadi kenyataan. Dia di tugaskan untuk mempertunjukkan kapal selam itu di sebelah Surabaya Plaza. Dengan cara membagi bagian kapal selam ini menjadi beberapa bagian, kemudian  di angkut ke darat, kemudian dirangkai dan disambung kembali menjadi kapal selam yang utuh.

Untuk Ruangan Terpedo huluan  ada terdapat 4 peluncur terpedo dan memiliki sebuah terpedo cadangan. Ruangan tinggal Perwira merupakan ruang tinggal atau Privasi Room untuk perwira sekaligus ruang makan dan tempat bekerja perwira, di tempat ini anda juga bisa menemukan kamar komando juga ruang penyimpanan baterai. Ruangan berikut merupakan ruang untuk pengoperasian kapal selam dan juga Pusat Informasi Tempur (PIT)

Selain itu di MonKaSel ini juga mempunyai sebuah pemutaran film, di mana akan ditampilkan proses peperangan yang terjadi di Laut Aru, Maluku. Jika Anda ingin mencoba berkunjung ke tempat wisata Kapal Selam KRI Pasopati ini, maka Anda akan di temani oleh seorang pemandu lokal yang terdapat di sana.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk berkunjung ke objek wisata Monumen Kapal Selam di Surabaya?

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

Saran dan Kritik

Nama

Email *

Pesan *